Bupati Konawe Utara Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Jalan Beton MTT
SULTRANEW.COM : KONAWE UTARA – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait percepatan pembangunan jalan beton di wilayah Mandiodo, Tapunggaya, dan Tapuemea. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Konawe Utara, Kamis (2/4/2026).
Rakor dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Konawe Utara, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Tim Forum Percepatan Pembangunan Jalan Beton Mandiodo, Tapunggaya, dan Tapuemea (MTT).
Dalam rapat tersebut, disepakati percepatan pembangunan jalan beton lingkar tambang sepanjang 2,8 kilometer yang melintasi Desa Mandiodo, Tapunggaya, dan Tapuemea. Kesepakatan ini dituangkan dalam berita acara yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, pihak perusahaan tambang, dan masyarakat lingkar tambang.
Adapun poin-poin kesepakatan yang dihasilkan antara lain, percepatan pembangunan jalan beton MTT sepanjang 2,8 kilometer didukung oleh lima perusahaan tambang, yakni PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara, PT Cinta Jaya, PT Bumi Nikel Nusantara, PT Bumi Putera, dan PT Bumi Konawe Minerina.
Masing-masing perusahaan berkomitmen menyalurkan dana sebesar Rp2,8 miliar. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara turut mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar guna mendukung percepatan pembangunan tersebut.
Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan jalan beton MTT sepanjang 2,8 kilometer diperkirakan mencapai Rp17 miliar. Dalam kesepakatan tersebut, pembangunan jalan beton ditargetkan rampung pada tahun 2026.
Setiap pertemuan antara pemerintah daerah dan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) juga diwajibkan melibatkan Forum Percepatan Pembangunan Jalan Beton MTT. Sumber pembiayaan pembangunan jalan beton ini berasal dari dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) tahun berjalan.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ditugaskan untuk merampungkan perencanaan teknis dalam waktu dua pekan ke depan.
Bupati Konawe Utara menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur ini menjadi langkah strategis dalam mendukung konektivitas wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkar tambang.
Related Articles